ORIENTASI PEGAWAI

 

orientasiPegawai adalah asset yang sangat berharga bagi kemajuan perusahaan. Oleh sebab itu sangat penting untuk memilih dan menempatkan seorang karyawan di suatu perusahaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Bicara memilih pegawai, dari sisi perusahaan sudah dapat dipastikan bahwa perusahaan berkeinginan untuk mendapatkan pegawai yang terbaik. Pengertian terbaik disini dapat diartikan sebagai pegawai yang memiliki kompetensi dan integritas yang mumpuni dan memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi untuk selalu menyesuaikan diri dengan tuntutan bisnis yang dihadapi perusahaan. Atau dalam bahasa sederhana, pegawai yang dapat diandalkan dan memiliki kontribusi yang tinggi kepada perusahaan.

Dalam rangka membentuk kader-kader perusahaan yang mumpuni serta memiliki daya saing dan daya juang yang tinggi inilah, beberapa bulan terakhir secara maraton dilakukan seleksi rekruitmen penjaringan kandidat pegawai.

Direksi menugaskan secara khusus kepada Divisi SDM selaku eksekutor di lapangan guna membentuk Tim Rekruitmen Penerimaan Pegawai yang melibatkan seluruh unit kerja di Kantor Pusat untuk mengkaji, menyeleksi dan memberikan usulan serta pertimbangan kepada Direksi dalam memutuskan calon yang layak dan yang tidak untuk diterima sebagai pegawai.
Setelah rangkaian proses rekruitment selesai, kandidat yang berhasil lolos dari seleksi akan langsung diterima sebagai pegawai dengan status pegawai kontrak dengan jangka waktu tertentu (PKWT) yang selanjutnya masuk kepada suatu proses pengenalan dan pemahaman dasar berkait dengan aktivitas perusahaan sebelum diterjunkan ke dunia kerja yang sesungguhnya.

Dalam kaitan pengenalan dan pemahaman tentang perusahaan inilah, pada tanggal 18 s/d 28 Juli 2011 bertempat di di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Jl. Kemang Raya No.35 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, diselenggarakan Diklat Orientasi Pemantapan Pegawai Hasil Rekruitment Pegawai Tahun 2011 yang selanjutnya disusul dengan Tutorial Program AAAIK untuk Modul 101 Praktek Asuransi dan Modul 102 untuk Hukum Asuransi kepada para pegawai baru serta pegawai perusahaan lainnya

Diklat Orientasi Pemantapan Pegawai Hasil Rekruitment Pegawai Tahun 2011 diikuti oleh 26 orang peserta. Sementara itu untuk Tutorial Program AAAIK Modul 101 Praktek Asuransi diikuti oleh 36 peserta dan Tutorial Program AAAIK Modul 102 untuk Hukum Asuransi diikuti oleh 33 orang peserta.

Diklat dan Tutorial Program AAAIK dibuka secara resmi oleh Direktur Keuangan & SDM JP-INSURANCE Hj. Nurdjanah Soenharto didampingi Kepala Divisi SDM HR Djati Utomo, Kepala Biro Litbang H. Bulzuardi, Kepala Divisi SDM HR. Djati Utomo dan Kepala Divisi Ritel Suhardiman serta undangan.
Dalam arahannya saat membuka Diklat, Dirkeu & SDM menekankan tentang pentingnya nilai-nilai yang harus dibangun dan dimiliki seorang pegawai sebelum mengemban tanggung jawab yang akan diberikan oleh perusahaan termasuk didalamnya tentang visi, misi dan budaya perusahaan yang harus mampu dipahami dan dilaksanakan secara utuh.
Dirkeu & SDM juga mengharapkan kepada seluruh peserta diklat agar nantinya mampu berkiprah dan menunjukkan kinerja terbaiknya bagi perusahaan. Peluang karir yang ada di perusahaan terbuka cukup lebar bagi siapa saja yang mampu menunjukkan prestasi tidak memandang apakah itu pegawai lama atau terhadap pegawai baru yang saat ini sedang mengikuti diklat. ” Semuanya mempunyai kesempatan yang sama. Jadi berlomba-lombalah untuk menjadi yang terbaik ” tegas Dirkeu & SDM.

Lebih lanjut Dirkeu & SDM juga menekankan tentang pentingnya para peserta diklat untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang akan dihadapi nantinya. Dirkeu & SDM juga mengajak seluruh peserta diklat agar menunjukkan prestasi terbaiknya dalam melaksanakan setiap tugas yang dijalankan dengan sepenuh hati serta dilandasi dengan tekad yang membara untuk mampu memberikan yang terbaik kepada perusahaan diantaranya melalui langkah konkret optimalisasi penggalian potensi bisnis.

Diakhir sambutannya Dirkeu & SDM mengharapkan setelah mengikuti diklat ini, seluruh peserta tidak akan canggung lagi dalam memulai aktivitas di perusahaan bersama dengan rekan-rekan yang lainnya.

Menurut Kepala Biro Litbang H. Bulzuardi, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa asuransi dewasa ini tidak terlepas dari berbagai bentuk persaingan yang semakin kompetitif. Untuk mengatasi dan menyikapi kondisi tersebut maka kunci keberhasilan perusahaan sangat akan tergantung kepada kualitas SDMnya. ” SDM akan menjadi kunci sentral bagi kemajuan sebuah perusahaan ” tegasnya.

Lebih jauh Bulzuardi menjelaskan bahwa saat ini banyak perusahaan dengan berbagai jalan dan cara berlomba-lomba untuk mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya. ” Selain berusaha untuk mendapatkan konsumen yang baru, perusahaan-perusahaan tersebut juga berupaya untuk mempertahankan konsumennya yang lama dan bahkan merebut konsumen dari perusahaan pesaing “. Dengan kata lain, perusahaan-perusahaan kini saling berlomba untuk mendapatkan loyalitas serta merebut hati konsumen dengan peningkatan pelayanan terbaiknya. Untuk dapat mengatasi dan menyikapi kondisi demikian maka kunci keberhasilan perusahaan sangat akan tergantung kepada kualitas SDMnya. “SDM akan menjadi kunci sentral kemajuan perusahaan” tutur Bulzuardi dengan mantapnya.

Seusai arahan Direksi, diklat diisi dengan pembekalan dari masing-masing divisi, dimulai dari Biro Litbang yang mengupas corporate value dan arah pengembangan perusahaan, dilanjutkan dengan sesi dari Divisi SDM, Divisi Ritel, Divisi Korporasi, Divisi Keuangan dan dari Internal Audit.

Dari 33 orang pegawai baru hasil rekruitment tersebut selanjutnya akan ditempatkan dan disebar ke seluruh daerah di Indonesia.@

 

Related Posts

  • No Related Posts

About the author

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment